Saat Kejenuhan Mengajar itu Datang


Sesungguhnya Allah, malaikat-malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi, semut yang ada di lubangnya hingga ikan paus, semuanya memberi sholawat untuk orang yang mengajar ilmu kepada manusia agar memperoleh kebaikan."
(HR. At Tirmidzi)

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah blog yaitu https://rislif.wordpress.com/2015/08/29/saat-kejenuhan-mengajar-itu-datang/ , sengaja saya tulis kembali karena sangat menarik bagi saya, dan tentunya saya memohon maaf karena menulisakannya kembali di blog saya. dengan harapan semoga tulisan ini bisa bermanfaat selanjutnya.
Menjalani aktivitas sehari-hari sebagai guru ada senangnya dan terkadang ada juga rasa jenuhnya, hal ini wajar saja terjadi sebagaimana dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya, namun kejenuhan itu haruslah kita atasi dengan segera karena jika kita berlama-lama dengan kejenuhan tentu ini akan membuat aktivitas mengajar kita menjadi sangat terganggu, beberapa hal dibawah ini akan mengatasi rasa kejenuhan yang dialami saat Anda mengajar
1.Ingat impian besar Anda dalam mengajar
Tentu setiap kita memilki impian dalam mengajar yang dengannya akan memberikan motivasi tersendiri bagi yang memilkinya, semakin besar impian tentu usaha untuk mencapainya juga harus besar, dan begitupun sebaliknya guru yang memilki impian yang biasa-biasa saja dalam mengajarnya maka usaha yang ia lakukanpun biasa saja, tentu kita pernah mendengar kalimat “ Kita adalah apa yang kita pikirkan” kita yang memilki impian mengajar hanya untuk mendapatkan materi , maka cara mengajarnya pun sebatas untuk mendapatkan materi, sedangkan ketika kita memiliki impian besar yang nilainya jauh lebih dari sekedar mendapatkan materi misalkan impian mengajarnya untuk membentuk generasi bangsa yang berkarakter, atau menjadi guru teladan se Indonesia dan lain sebagainya maka yakinlah ia akan mendapatkankebahagiaan yang jauh lebih besar dari sekedar materi.


2.Ingat tentang kebahagian ketika Anda kembali pada Allah
Yakinlah bahwa dengan mengajar hal ini akan menjadi jalan kebaikan yang akan mengantarkan kita menuju SyurgaNya, sekecil apapun kebaikan yang pernah kita berikan yakinlah Allah akan membalasnya dengan kebaikan yang jauh lebih besar, dengan mengajarkan kebaikan pada siswa suatu saat nanti merekalah yang akan menolong kita di akherat kelak insya Allah.


3.Ingat kalau kita jenuh lalu siapa yang mengantikan kita
Saat kejenuhan itu datang cobalah kembali berpikir bahwa diluar sana banyak sekali hal-hal yang dapat membuat siswa kita melakukan kenakalan, kalau saja yang diluaran sana tak pernah bosan dengan godaannya lalu mengapa kita yang jelas-jelas mengajarkan kebaikan lalu kita merasa jenuh, bisa jadi kejenuhan itu karena kita tak tahu akan godaan besar diluaran sana yang senantiasa mengintai anak didik kita.


4.Ingatlah saat mengajar kita akan bertemu dengan mahkluk yang sangat unik
Dengan mengajar sejatinya kita sedang dititipkan sebuah amanah besar yaitu siswa-siswa kita, yang nantinya akan menggantikan kita, merekalah yang akan memimpin bangsa ini nantinya, lalu ketika kita jenuh bukankah ini sama saja kita menyia-nyiakan amanah tersebut, yang kelak kita akan dimintai pertanggung jawabannya, kalau kita paham dengan amanah yang besar ini maka tak ada waktu untuk berlama-lama dalam kondisi kejenuhan.


5. Ingat kejenuhan itu karena kita kurang ilmu
“Yang tak memilki maka ia tak bisa memberi” kejenuhan datang karena kita kekurangan bahan yang kita ajarkan, saat kita selalu menambah ilmu maka kejenuhan saat mengajar akan bisa kita atasi, maka senantiasa seorang guru harus selalu menambah ilmunya dengan demikian ia tak akan pernah kehabisan bahan untuk mengajar, dengan ilmulah kita memberi apa yang kita miliki, semakin ilmu itu kita berikan maka akan semakin bertambah banyak ilmu tersebut.


6.Ingat banyak orang yang membutuhkan ilmu kita
Saat kita berpikir bahwa kita sedang dinantikan kehadiranya oleh siswa kita untuk memberikan ilmu yang kita miliki maka tak ada waktu bagi kita untuk bermalas-malasan saat mengajar dan ketahuilah bahwa ilmu yang kita ajarkan ini bahwa itu akan menjadi passive pahala yang jumlah kebaikannya akan selalu bertambah, yakin dan jadikanlah mengajar ilmu itu menjadi sebuah investasi akherat yang tak akan pernah kita merugi selamanya.


7.Pikirkan akibat buruk yang dialami siswa saat kita jenuh
Dengan berpikir demikian maka kita akan berpikir dua kali untuk kita merasa jenuh, karena bisa jadi saat kita jenuh hal ini akan membuat siswa kita mengalami kejenuhan yang sama, kalau gurunya saja jenuh apalagi siswanya, akan banyak hal yang kita korbannkan dari kejenuhan ini.


Sehingga sebelum ataupun saat kejenuhan itu melanda pikirkanlah ketujuh hal diatas, mudah-mudahan kita terhindar dari rasa jenuh yang bukan saja merugikan diri kita tetapi juga anak didik kita khususnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lockdown dan cara menghadapinya

HOMEOSTATIS apa Home Statis