Cari Untung
Tulisan ini bersumber dari
https://www.instagram.com/p/BpIkQ81hOJdL_ZoIZmQ2uJOCUozbqEkpU2tIuQ0/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=wi6ufoffygnn
Oleh : Moh. Helman Sueb
Oleh : Moh. Helman Sueb
Orang Lamongan.
______
Orang berdagang, tiada lain yang dicari adalah untung.Orang yang dapat keuntungan berarti menang.
Kemenangan merupakan suatu hal yang diharapkan setiap orang. Kemenangan hakiki hanya akan ada di akhirat nanti, kehidupan dunia hanyalah sementara dan di sinilah kesempatan menanam, pepatah arab menyatakan "ad - dunya mazro'atul akhirat dunia tempat menanam untuk bekal akhirat. Kehidupan akhirat yang sangat mulia, sebagai target yang tidak boleh di sia- siakan. Ada orang yang gila harta, gila pangkat dan gila hormat, tempatnya juga di dunia, pokoknya di dunia lengkap.
Di samping itu, di dunia inilah tempat untuk berlomba kesuksesan, kemenangan dan keunggulan. Hal itu hanya akan bisa kita peroleh, jika jiwa kita suci atau tazkiyatunnufus. Allah Subhaanahu waTa'ala berfirman :
" Sesungguhnya beruntunglah orang - orang yang membersihkan diri ." QS. Al A'la : 14.
Kesucian jiwa yang akan membiaso pada kesucian aqidah, ibadah , akhlak, pikiran serta ucapan sebagai jalan menuju keberuntungan haki
Keberuntungan tidak akan diperoleh orang yang iri hati , arogan, penfitnah, angkuh, kufur nikmat dan sifat tercela lainnya. Sebab sifat tercela itu merupakan perusak jiwa yang akan mendatangkan kerugian."di hari itu harta dan anak - anak laki - laki tidaklah berguna , kecuali orang -orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih."QS
Asy - Syu'aara : 88 - 89.
Apa yang kita miliki dari harta benda dan segala akibat yang menjadikan berlebih dan anak - anak laki yang menjadi kebanggaan tidak akan mampu mwnyamai kesucian jiwa yang merupakan sarana menghadap Allah Subhaanahu wa Ta'ala dan akan membawa keberuntungan. Tepatlah firman - Nya dalam QS . Aay - Syams : 9 - 10." Sungguh beruntung orang yang mensucikan jiwanya dan sungguh rugi orang yang merusakkan jiwanya."
Inilah ukuran keberuntungan dan kerugian .Sudahkah kita memilih ukuran yang tepat ?Tentu kita telah cerdas melakukannya dengan bukti nyata. Mengingat kesucian dan kekotoran jiwa ini bersumber pada hati, maka kita harus memohon perlindungan kepada Allah Subhaanahu wa Ta'ala yang kuasa membolak balik hati , sehingga hati kita tetap salam ketaatan kepada - Nya.
Tidaklah heran jika banyak pengingkar janji , penipu yang beragam jenisnya, perilaku negatif yang terbungkus kepura - puraan, serta adegan tercela yang tampil tanpa malu , sebabnya adalah kotornya hati.
Untuk itu, berbahagialah jika kita mampu menjadikan diri dengan selalu memohon pertolongan kepada Allah Subhaanahu wa Ta'ala , agar kesucian jiwa tetap terjaga. Semoga semangat kita dalam meraih keberuntungan hakiki dapat tercapai atas pertolongan Allah semata.
_____
Babat, 13 Januari 2019

Komentar
Posting Komentar